Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Game Development
  2. Unity 3D

Membuat Kota 3D di Unity 5

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Aditia Dwiperdana (you can also view the original English article)

What You'll Be Creating

Unity3D adalah game engine gratis yang digunakan oleh developer indie dan berbagai game studio. Unity3D paling dikenal karena mudah digunakan, bisa menghasilkan grafik yang realistis dan bisa rilis ke berbagai platform. Tutorial ini ditujukan untk pemula atau kamu yang mencari cara mudah membuat kota di Unity.

Mengunduh Unity

Kita mulai dengan membuka website Unity. Unity 3D menawarkkan beberapa paket berbeda. Sebagai developer indie, paket gratis mereka sudah cukup untuk bisa memulai. Klik Get Unity dan unduh paket yang kompatibel dengan sistem yang kamu miliki. Unity kompatibel dengan Mac dan PC, itu salah satu faktor yang membuatnya populer. Sangat penting untuk memeriksa spesifikasi sistem yang dibutuhkan. Pada Maret 2016, dibutuhkan minimum Windows 7 dan Mac OS X 10.8 atau lebih.

Download Unity

Berikutnya, kamu perlu mendaftar. Dengan mendaftar, kamu bisa menyimpan informasi unduhan dan pembelian dari Unity asset store. Begitu selesai diunduh, Unity akan berjalan. Tergantung pada sistem yang kamu miliki, bisa berjalan dari  dua sampai delapan menit. Kotak dialog akan terbuka, menanyakan info loginmu. Setelah log in, waktunya untuk membuat proyek baru.

Buat sebuah New Project dan beri nama "My City". Sementara ini, tidak perlu memilih paket apapun.

Perhatikan folder yang kamu masukkan pada proyek, karena semua file harus berada pada lokasi yang sama. Biarkan lokasi yang disarankan untuk proyek ini. Begitu proyek terbuka, buka File > New Scene, dan ganti nama scene menjadi "MyFirstCity".

Antarmuka Unity

Awalnya akan sedikit membingungkan, tapi jangan khawatir, kita akan pelajari langkah-demi-langkah agar kamu mengerti bagian mana fungsinya apa. Pada tahap ini, tampilan window Unity akan terlihat seperti gambar di bawah.

Learning Unity Interface

Kita mulai dari bawah.

  • Tab Project adalah tempat di mana file proyek, gambar, tekstur, dan prefab berada. Sebaiknya kita atur agar file tersusun rapi dari permulaan proyek. Game membutuhkan banyak file proyek jadi lebih baik memulai dengan benar.
  • Tab Console adalah tempat kamu melihat pesan kesalahan kode atau file.
  • Tab Hierarchy berisi informasi tentang objek yang ada di layar saat ini. Semua proyek dimulai dengan sebuah Light dan Main Camera.
  • Tab Scene menampilkan scene saat ini dari fokus kamera utama.
  • Tab Game menujukkan game saat sedang dijalankan.
  • Tab Animator adalah tempat kamu menambahkan perintah animator controller untuk karaktermu.
  • Tab Inspector adalah tempat kamu melihat detail objek saat ini, seperti warna, tekskur, script, dan lain-lain.
The toggle bar

Toggle bar berisi kontrol untuk bergerak di dunia game. Menggerakkan objek pada scene akan menggerakkannya juga pada tab game. Pastikan kamu selelu menyimpan scene untuk memastikan objek berada di posisi yang kamu inginkan. Mari lanjutkan sesuai urutan.

  • Icon Hand membuat kamu bisa menarik layar dan bergerak di dunia dengan bebas.
  • Simbol Crossed Arrow digunakan untuk menggerakkan objek. Pada dunia 3D, kamu bisa bergerak ke atas, bawah, kiri, dan kanan.
  • Rounded Arrows digunakan untuk memutar objek.
  • Outward Arrow digunakan untuk mengubah ukuran objek.
  • Box membuat tampilan dari sudut pandang mata. Saat kamu klik kanan, kamu akan melihat dari sudut pandang orang pertama.

Pada baris atas, kita memiliki File, Edit, Assets, Game Objects, Component, Mobile Input, Window, dan Help. Cara terbaik untuk mempelajari menu adalah dengan trial dan error. Kita akan membahas menu satu per satu pada bagian berikutnya di tutorial ini.

Layout

Setting Up Your Unity Layout

Saat kamu pertama membuka Unity, kamu akan melihat layout di atas. Buka Windows lalu Layouts, dan kamu bisa memilih layout lain yang tersedia di editor Unity. Klik satu per satu sampai kamu menemukan yang nyaman digunakan.

Kamu juga bisa membuat layout kamu sendiri dengan klik tab dan menggerakkannya ke tempat yang kamu inginkan. Dalam kasus saya, saya menggunakan dua monitor jadi saya simpan Game Scene di satu monitor dan Scene di layar satunya. Cobalah sampai kamu menemukan yang kamu suka!

Mengunduh Asset

Setelah kita membuat scene dan nyaman dengan layout, saatnya untuk mengunduh asset yang kita gunakan untuk proyek ini. Harap diingat asset yang kita unduh ke scene bisa digunakan untuk beberapa proyek.

Buka Window dan klik Asset Store. Asset store akan terbuka, kamu akan melihat ratusan objek, tekstur, karakter, dan alat bantu Unity. Kamu bisa membeli yang manapun yang kamu inginkan. Tapi pada tutorial ini saya akan menunjukkan bagaimana cara membuat tekstur kamu sendiri, dan mengunduh asset gratis. Saat kamu membuka asset store untuk pertama kali, kamu akan diminta untuk log in.

Kita mulai dengan mengetik Yughues Free Concrete Materials pada search box. Layarmu akan terlihat seperti contoh di bawah.

Downloading Assets

Sekarang klik Download. Setelah beberapa lama, sebuah kotak akan muncul. Klik Import. Tergantung sistem yang kamu gunakan, bisa memakan waktu dua sampai sepuluh menit. Setelah seperi diimpor, kamu akan melihat asset baru pada tab Project.

Sekarankg kembali ke asset store dan import City Props Pack. Ulangi instruksi di atas.

Kita juga akan mengunduh sebuah skybox. Kembali ke asset store dan import Wispy Skybox.

Sekarang saatnya untuk paket Unity. Buka Assets > Import Package. Kita akan membutuhkan package/paket Character, Camera, dan Environment.

Menemukan Asset Gratis

Kita membutuhkan sebuah jalan dan tekstur bangunan, jadi untuk memenuhi janji saya atas aset gratis, mari cari di internet. Buka Bing dan ketik "road", dan setelah beberapa gambar muncul, pastikan pada bagian License, Free Domain sudah terpilih.

Silakan pilih jalan apapun yang kamu suka, tapi jalan tanpa background atau sisi adalah yang terbaik. Kamu juga boleh untuk membukanya dengan editor gambar dan menghapus yang tidak perlu. Saya attach gambar jalan yang saya gunakan pada tutorial ini.

Agar tetap rapi, simpan gambarmu pada folder Unity. Kamu perlu menemukan di mana file kamu disimpan, biasanya, disimpan pada Public documents pada My Computer. Sekarang kita memerlukan kira-kira lima tekstur bangunan. Klik shortcut Bing ini untuk diarahkan pada tekstur yang saya gunakan untuk proyek ini. Klik kanan, dan simpan pada folder Unity yang sama.

Tip: Ingatlah tentang lisensi jika proyekmu komersil, lebih baik aman daripada menyesal di kemudian hari. Kamu bisa mengunjungi website seperti Envato Market untuk membeli gambar bebas-royalti.

Sekarang kita buat folder pada tab Project dan beri nama "Artwork". Buka Asset > Import Asset dan pilih gambarmu. Pindahkan gambarmu ke folder Artwork.

Tip: Jika kamu memindahkan gambar setelah menyimpan proyek, ada kemungkinan gambar tidak akan muncul atau berwarna pink (tanpa ada tekstur). Setelah semua asset diunduh, kita mulai menyiapkan dunia kita. Klik File > Save Scene.

Mari kita buat permukaan tanah

Kita tambahkank permukaan tanah kita. Buka Game Object > 3D Object > Terrain. Ini akan menambahkan terrain 3D ke scene. Sekarang adalah saat yang baik untuk mencoba menu toggle untuk membiasakan diri bergerak di dunia 3D.

Tip: Jika mouse kamu memiliki roda, kamu bisa menggunakannya untuk mendekat dan menjauh dari objek dengan menekank icon Hand.

Adding A Ground Texture

Setelah kamu memiliki terrain, scene kamu akan terlihat seperti gambar di atas. Ada beberapa laporan kesalahan shader saat pertama membuka Unity 5. Jika proyek kamu terlihat seperti gambar di bawah, jangan khawatir, kita akan perbaiki! Kita akan bahas pencahayaan di tutorial terpisah, tapi untuk saat ini klik Terrain, dan di tab Inspector pilih Cogwheel, scroll ke bawah sampai Material, dan pilih Built-In Legacy Diffuse. Ini akan memperbaiki masalahnya.

Shader Glitch in Unity5

Posisi Kamera

Saat kamu memilih objek pada Hierarchy, detail objek akan muncul pada layar Inspector (di sebelah kanan). Ini adalah temapt kamu membuat perubahan pada objek, menambah tekstur, collider, dan kode.

Kita atur posisi kamera ke posisi yang benar. Pilih Main Camera pada tab Hierarchy. Sekarang lihat tab Inspector di kanan dan di bawah Transform kamu akan menemukan Position. Tulis 265, 20, 20. Kameramu sekarang sudah di posisi yang kita inginkan.

Positioning Your Camera

Ikuti Jalan Abu-Abu

Sekarang kita tambahkank tekstur ke terrain. Pilih Terrain dari tab Hierarchy dan klik paint brush pada layar Inspector. Pada Textures kamu akan lihat Edit Textures. Klik kiri dan pilih Add a Texture, dan layar kecil akan muncul memintamu memilih tekstur. Setelah kamu klik kotak tersebut, tekstur yang kamu impor dari Asset Store akan muncul. Klik-ganda tekstur yang kamu inginkan. Saya pilih Dark Concrete.

Lihat ke Langit

Unity memiliki skybox bawaan yang bisa digunakan jika kamu menyukainya. Saya rasa terlalu membosankan, jadi saya akan tambahkan skybox yang sudah kita unduh sebelumnya. Klik Main Camera dan pada layar Inspector klik Add Component di bawah. Ketik Skybox dan klik lingkaran di kanan. Akan muncul kotak di mana kamu bisa memilih skybox dengan klik-ganda. Sekarang jika kamu lihat pada Game Scene kamu akan lihat skybox baru. Terlihat bagus sejauh ini!

Jika kamu bangun

Sekarang lingkungan 3D kita sudah mulai terbentuk, kita tambahkan beberapa bangunan. Buka Game Object > 3D Object > Cube. Pertama-tama, kamu tidak bisa lihat kubus tersebut karena jaraknya terlalu jauh. Kita pindahkan agar bisa kita lihat. Klik Cube pada Hierarchy. Ubah posisi kubus menjadi 300, 25, 100. Ubah skalanya m enjadi 20, 50, 20. Kamu juga bisa menggunakan alat skala atau mengetik ukuran tersebut pada inspector. Setelah kamu menambahkan kubus (Cube) pertama, klik kanan pada Hierarchy untuk mengubah namanya. Beri nama Building 1.

Adding A 3D Building

Keren. Mari tambahkan beberapa bangunan lagi. Ulangi langkah-langkah di atas. Kamu akan melihat kubus tambahan di Hierarchy sebagai Cube (1), jadi ubah namanya menjadi Building 2 dengan klik kanan pada mouse lalu mengetik namanya. Lalu ubah skala menjadi 20, 70, 20, dan posisi menjadi 275, 25, 100.

Saat kamu menambahkan bangunan, ubah skala dan posisi untuk masing-masing bangunan tersebut. Pastikan posisi tengah bernilai 25 untuk memastikan semuanya berbaris. Kamu juga bisa menggunakan toggle bar untuk mengubah skala dan memindahkan bangunan. Lanjutkan langkah-langkah tersebut sampai kamu memiliki lima bangunan, dan beri nama berurut, misalnya Building 2, Building 3, dan seterusnya. Saya membuat bangunan saya posisinya selisih 25: 250, 0, 100, 225, 0, 100, dan seterusnya. Jangan lupa untuk menyimpan scenemu!

Tip: Kamu juga bisa klik kanan bangunan pada tab Hierarcy, lalu copy dan paste.

Menambahkan Tekstur Bangunan

Sekarang kita mengubah kubus menjadi bangunan. Klik folder Artwork pada tab Project (ini tempat kamu menambahkan tekstur bangunan). Pilih tektur dan drag ke kotak pada tab Scene. Kamu akan segera melihat tekstur berubah pada Scene dan tampilan Game. Silakan kamu atur, geser, dan putar bangunan sampai kamu merasa puas.

Tip: Kadang tekstur bisa terbalik. Cara mudah memperbaikinya adalah dengan memutar kotak dengan mengubah rotasi Z menjadi 180.

Jalan di Depan

Saatnya untuk menambahkan jalan. Buka Game Object > 3D Object > Plane. Simpan pada 250, 0.2, 80. Tambahkan rotasi Y sebanyak 90 dan ubah skala menjadi 1, 1, 15. Sekarang pilih tekstur jalan dan tambahkan ke plane. Beri nama plane menjadi Road.

Tempat untuk Semua Hal

Proyek Unity akhir bisa memiliki ribuan objek, script dan prefab. Penting untuk menjaga objek tetap rapi, saatnya untuk merapikan Hierarchy.

Sebuah kota berdiri dari banyak bangunan, kita atur bangunan kita dalam satuan blok. Buka Game Object > Create Empty, dan kamu lihat benda baru pada Hierarchy bernama GameObject. Beri nama Block1(L). Klik Building 1, tahan Shift dan pilih semua bangunan di blok 1. Kamu sekarang bisa memindahkan mereka ke bawah Block1(L) yang akan menjadi parent untuk bangunan-bangunan tersebut.

Organizing Your Buildings by Blocks

Tiru

Sekarankg kita akan membuat sisi lainnya dari jalan. Klik kanan Block1(L) dan copy lalu paste. Beri nama Block1(R). Atur posisi Block1(R) ke 235, -90, 300.

Kamu sekarang bisa mengubah tekstur yang ada atau mengunduh tekstur baru jika perlu. Saat mengubah tekstur, kamu harus memilih satu kubus, jika tidak kamu akan mengubah semua tekstur untuk satu blok. Ubah posisi Camera ke 340, 10, 80 dan putar -80.

Tip: Jika kamu tidak suka posisi sebuah benda, kamu bisa menggesernya dengan toggle menu. Klik save.

Menambahkan properti kota

Mulai titik ini kita akan menggunakan tobble bar. Latihan menggunakan klik kanan dan kiri untuk bergerak di dunia 3D. Hal ini membutuhkan sedikit latihan.

Klik panah ke bawah pada folder City Props Pack pada tab Project. Scroll ke bawah sampai folder Prefabs dan klik panah ke bawah sampai kamu melihat daftar objek. Pilih Tanda Stop. Saat kamu memilihnya, kamu akan lihat gambarnya muncul pada Inspector di kanan.

Kita geser ke depan bangunan pertama. Pilih tanda berhenti dan geser ke layar Scene, dan tergantung scene yang kamu miliki, kamu mungkin perlu mengubah ukurannya. Ubah ukuran ke 0.2, 0.2, 0.2. Hebat!

Ayo lebih kreatif dan tambahkan properti lain. Pilih properti yang kamu suka dan tempatkan di mana saja di pinggir jalan. Ingat kamu bisa copy paste objek mana saja pada Hierarchy. Untuk memastikan semuanya rapi, buat Game Object kosong dan beri nama City Props. Geser objek sesuai kebutuhan. Simpan scene.

Tip: Ingat, jika objek menyala putih, kamu perlu mengubah shadernya menjadi Legacy Shaders/Bumped Diffuse.

Menambahkan Pohon

Sekarang saatnya untuk menambahkan pohon pada kota kita. Unity memiliki pohon standar yang berfungsi baik. Kamu bisa mengunduh jenis pohon lain dari asset store jika ingin tampilan yang berbeda.

Klik Terrain di tab Hierarchy. Pada layar Inspector, kamu akan melihat gambar pohon di bawah Terrain, klik icon tersebut. Pada setting, ubah ukuran Brush Size menjadi 1. Lalu klik Edit Trees > Add Tree. Pada Tree Prefab, klik lingkaran di akhir.

Pilih sebuah pohon (saya pilih Broadleaf). Klik ganda lalu tambahkan pohon. Kamu akan lihat pohon ini di bawah kotak Trees pada tab  Inspector. Saat kamu menggerakkan mouse pada Scene, lingkaran biru akan mengikuti. Karena kita memiliki Brush size 1, kamu akan menempatkan satu pohon sekali. Jika kamu menambahkan pohon dan terlalu besar, kamu bisa mengubah pengaturan dengan mengubah Tree Height. Jika kamu membuat kesalahan, klik Edit Trees dan hapus pohon tersebut. Lalu kamu bisa mengulang kembali.

Adding Trees

Menambahkan Karakter Third-Person

Oke, sekarang kita sudah memiliki lingkungan yang kita inginkan, dan saatnya untuk teman kita Ethan untuk berjalan di lingkungan tersebut. Klik panah ke bawah pada Standard Assets di tab Project, lalu Character  > ThirdPersonCharacter. Buka Prefabs dan drag ThirdPersonController ke Scene. Atur posisi controller ke 315, 0.1, 78 dan ubah ukurannya menjadi 3, 3, 3.

Kamu juga bisa memutarnya agar dia menghadap arah yang kamu inginkan. Klik Play, dan kamu seharusnya sudah bisa mengontrol Ethan. Klik tombol panah pada keyboard dan cobalah bergerak ke sana kemari.

Jika dia bergerak keluar layar, kita perlu kamera untuk mengikutinya. Di bawah Hierarchy, pilih Main Camera dan drag ThirdPersonController. MainCamera sekarang harus menjadi anak dari ThirdPersonController. Sekarang saat kamu menekan Play, kamera akan mengikuti Ethan.

Menambahkan First-Person Controller

Kita bisa juga melihat dunia kita pada tampilan first-person. Buka tab Project. Pilih Standard Assets, Prefab, FPS Controller. Drag ke scene, putar, dan atur ukurannya. Sebelum menekan play, penting untuk diingat bahwa FPS memiliki kameranya sendiri, jadi kamu perlu menghapus MainCamera.

Tip: Jika karaktermu jatuh ke tanah, kamu menyimpannya terlalu rendah. Klik ganda karakter pada tab Hierarchy dan kamu akan melihat tampilan close-up pada tab Scene. Gerakkan controller ke atas dengan tombol panah atau posisi Y 1.

Selamat! Kamu sudah membuat kota 3D pada Unity 5! Seperti yang kamu lihat, sangat mudah dan menyenangkan. Kamu bisa menjadi sekreatif mungkin dan menambahkan rumah, mobil, toko, dan lain-lain. Nantikan tutorial Unity lainnya!

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.