Students Save 30%! Learn & create with unlimited courses & creative assets Students Save 30%! Save Now
Advertisement
  1. Game Development
  2. Business
Gamedevelopment

Making Your First Game: Fernando Bevilacqua's Teamwork Tale

by
Length:MediumLanguages:
This post is part of a series called Making Your First Game.
Making Your First Game: Matt Porter's Early Experiences
3 Questions to Help You Finish Your First Game

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Masatti (you can also view the original English article)

Perjalanan seorang pengembamg game penuh dengan kejutan dan tantangan. Anda bisa melawatinya sendiri, tetapi saya lebih beruntung karena saya memulai perjalanan saya bersama dengan sebuah tim, dalam perusahaan saya sendiri. Ini adalah cerita dari game pertama kami, dan bagaimana sebuah kelompok yang terdiri dari tujuh orang pelajar CS membuatnya menjadi dunia pengembang game dimulai dari nol.


Terjun ke Pengembangan Game

Pengembangan game seolah sihir hitam untuk saya.

Saya baru saja masuk kelas dua pada kelas Computer Science ketika saya diajak untuk bergabung dengan sebuah kelompok yang ingin membangun perusahaan pengembangan game. Ketika itu saya tahu dasar-dasar programming (di C) dan penhembangan game masih seperti sihir hitam untuk saya.

Saya selalu mencintai game, jadi saya menerima tawarannya.pada taahun 2004, kami membangjn Decadium Studio, yang dikelola oleh tujuh pelajar, semuanya programer, tidak ada seniman. Beberapa dari kami (bukan saya) tahu sedikit tentang pengembangan game. Kami membawa komputer pribadi kami ke ruang inkubator teknologi di universitas dan memulai perjalanan kami.


Hal Pertama yang Pertama, Bukan?

Ide kami untuk proyek pertama kami adalah game 3D, MMO futuristik yang sangat dipengaruhi oleh Ultima Online, sesuatu yang sangat jauh dari jangkauan kami saat itu. Saat pertemuan pertama kami, kami berdiskusi tentang apa saja yang dibutuhkan untuk menghidupkan gagasan ide kami.

Salah satu anggota tim tahu tentang mesin game, jadi kami memutuskan bahwa kami membutuhkannya dan kami harus membuatnya dari nol.


Ultima Online, inspirasi kami.

Saya tidak tahu bahwa kami bisa menemukan sebuah mesin game gratis pada tahun 2004 - khususnya 3D - tapi tidak pernah terpikir oleh kami. Saya sangat ingat salah satu tugas setelah pertemuan itu adalah:

Kami harus membuat kode untuk daftar yang terhubung; itu akan sangat berguna untuk mesin kita!

Untuk beberapa alasan, kami memutuskan untuk menunda proyek 3D dan bekerja pada game berbasis peramban 2D. Itu adalah game perang, berlatar pada jaman feodal Jepang, kami menyebutnya Ryudragon. Lagi, itu adalh tugas yang besar, tetapi kenaifan kami menyimpan hal-hal seperti keterbatasan teknis dan rencana bisnis untuk tidak menghalangi gagasan tersebut. Kedengarannya mungkin (dan keren), jadi kami melakukannya!


Sebuah Tim adalah Pusaran Pengetahuan yang Dapat Berbagi

Selama delapan sampai sepuluh bulan kami mengerjakan Ryudragon. Meskipun kami sangat tidak berpengalaman, satu orang di tim kami mengetahui tentang database, yang lainnya tahu tentang PHP, yang lainnya lagi tahu tentang desain game, dan terua begitu. Mencampurnya semua bisa menghasilkan game yang dapat dimainkan, yang menyenangkan!


Versi pertama Ryudragon.

Karena kami tidak memiliki seniman, tiga programmer dengan kemampuan menggambar dan desain mengerjakan bagian visualisasi. Tiga tugas saya selama proyek berlangsung sangatlah sederhana, dikarenakan saya tidak tahu apapun tentang PHP atau database: sistem buletin, papan berita dalam game, dan pekerjaan yang sangat membosankan untuk mengubah HTML mentah menjadi kode PHP yang dinamis.

Saya tidak terlalu bangga dengan hasilnya - mereka bahkan tidak terlalu berhubungan untuk jalannya permainan - tetapi saya belajar banyak dari tim. Kami bekerja dalam kelompok kecil (programming, database, seni, dan sebagainya) tetapi kami sering melakukan rapat langsung.

Struktur ini membuat saya belajar dari yang lainnya secara alami: ini sangat bagus! Meskipun kemampuan saya tidak terlalu berpengaruh pada game saat itu, saya tetap mendapatkan inspirasi, tips, dan pengetahuan dari orang-orang yang bekerja pada bidang tersebut.


Peluncuran dan Kebangkitan Game Pertama Kami

Diakhir tahun 2004,Ryudragon dirilis. Kami mempostingnya pada setiap forum dan ruang obrolan, dan kami dapati responnya bagus. Dalam beberapa bulan, kami memiliki sekitar seribu pemain - tidak terlalu buruk untuk tim kecil yang beranggotakan pengembang muda. Game kami menjadi populer dan kami bermitra dengan perusahaan pengembangan game lain.

Kemitraan ini membantu kami untuk meningkatkan dan mempromosikan game kami. Kami mendapatkan liputan dari kota dan pers negara bagian. Film The Last Samurai rilis pada tahun 2003, yang mendorong adaptasi Ryudragon, seperti game, filmnya menampilkan samurai dan budaya Jepang.

Pada titik tertentu kami dapat bergabung dengan UOL game, salah satu portal internet terbesar di Brazil. Itu jauh melampaui impian terliar kita!


Ryudragon tersedia di UOL Games.

Ryudragon menjadi terkenal dan mencapai seribu pemain disetiap era (periode game dua bulan), dengan rata-rata 500 pemain online simultan. Decadium cukup kuat untuk membayar tim seni, jadi kami bekerja ulang pada bagian game art nya. Keuntungan yang kami dapat dari game membantu kami untuk tetap mempertahankan perusahaan kami berjalan untuk beberapa tahun kedepan.


Hasil tim kreatif Ryudragon

Bandingkan Evolusi Anda dengan Diri Anda Sendiri, bukan Orang lain

Saya adalah anggota tim pemrograman, tapi saya tidak tahu apapun tentang PHP. Jadi saya banyak membaca tentang hal itu. Saya mengunjungi forum, membaca cuplikan kode manual PHP dan meminjam buku. Semua hal itu membantu, tetapi proses belajar saya didorong oleh rekan-rekan saya.

Setiap hari saya belajar sesuatu yang baru, dengan membaca kode game atau memperhatikan ketika seseorang sedang coding.

Ketika anda bekerja sebagai tim, seseorang akan sering bertanya untuk ssran atau bantuan, dan semua ini dapat membantu anda untuk belajar. Kemampuan coding saya meningkat dari waktu ke waktu dan menemukan beberapa topik yang berhubungan dengan pengembangan game. Dalam desain game, misalnya, semuanya masuk akal ketika saya menemukan bahwagamenya haris mudah dipelajari  dan sulit dikuasai, dengan kesulitan yang menyebar seperti kurva yang menaik.

Dalam sebuah tim, tidak dapat dihindari untuk membandingkan kemampuan dan kinerja. Saat Ryudragon berevolusi, begitu juga saya, tapi begitu juga orang lain. Saua menjadi lebih baik dalam PHP dan database dan pelan-pelan mengerjakan tugas yang lebih rumit, tetapi saya tidak bisa mengabaikan apa yang sedang dilakukan orang lain.

Salah satu hal yang saya lakukan adalah menghindari membandingkan kemampuan saya dengan orang lain didalam tim.

Ini akan menjadi tidak adil dan menyakitkan untuk dibandingkan. Ketua programmer kami lebih berpengalaman, jadi saya hanya membandingkan pekerjaan saya saat ini dengan pekerjaan saya yang sebelumnya. Hal itu membantu saya untuk melihat evolusi da membuat saya lebih teemotivasi untuk belajar lagi. Saya melihat kemampuan rekan kerja sebagai contoh; saya mencoba untuk menjadi sebaik mereka.


Usia Ryudragon hampir delapan tahun.

Pada waktunya, itu terjadi! Proses pengembangan game tidak lagi menjadi sihir hitam untuk saya. Saya menerapkan fitur baru dalam game, membantu memelihara server dan forum komunitas, dan lainnya. Pada akhir masa Ryudragon, saya adalah pemrogram utama.


Menjadi Naif dan Tidak Berpengalaman itu Hebat

Ketika saya bergabung dengan Decadium, saya tidak tahu apapun tentang pengembangan game. Beberapa anggota tim tahu sedikit tentang membuat game, tetapi akmi semua naif dan tidak berpengalaman. Untuk kami, definisi dari game adalah sesuatu yang sangat kompleks dan 3D, tipikal AAA. Mengenai perkembangan yang saya tidak ketahui dan game yang lebih kecil, yang tentunya bisa diraih.

Ini menyenangkan untuk melakukan hal yang tidak mungkin.
Walt Disney

Kenaifan kami membantu kami. Dengan semangat sebagai bahan bakarnya, kami mengembangkan game yang bagus. Tidak ada keraguan bahwa kami merasa sedih selama proses pengembangan an, karena kehidupan nyata menunjukkan kepada kami bahwa ada beberapa hal yang tidak bisa diselesaikan dengan tim kecil, terutama tanpa seorang seniman. Apakah sakit? Ya, tetapi itu mengajarkan kami dan membentuk pikiran kami.


Apa yang saya pelajari

Memulai petualangan pengembangan game dengan sebuah tim sangat luarbiasa. Kami semua memiliki hal yang bisa dibagikan dan banyak hal untuk belajar. Meskipun saya membaca banyak forum dan bergabung dengan beberapa komunitas pengembang game, kemampuan untuk berbagi ide dengan seseorang yang dekat dengan anda tak ternilai harganya.

Saya terjun ke pengembangan game tanpa pengalaman sebelumnya. Yang saya tahu hanya dssar pemrograman, tetapi itu semua tidak berhubungan dengan game atau aplikasi grafis lainnya. Saya harus belajar tentang game, organisasi mereka, bagaimana itu dibuat, dan peran apa yang terlibat disebuah proses.

Jika anda ingin membuat game, anda dapat melakukannya! Jangan berpikir bahwa kekurangan keterampilan atau pengetahuan adalah masalah, itu hanyalah tingkat anda. Temukan langkah anda dan teruslah belajar, membuat game setelah game.

Kenaifan bukanlah sebuah masalah; hal itu dapat membuat anda bebas mencapai tingkatan yang lebih tinggi.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.